
Wednesday, November 11, 2009
Monday, July 6, 2009
Wednesday, June 10, 2009
Thursday, April 30, 2009
Monday, March 30, 2009
Saturday, March 7, 2009
Friday, March 6, 2009
Thursday, March 5, 2009
Monday, February 23, 2009
Sunday, February 22, 2009
Saturday, February 7, 2009

Saya tertegun dan akhirnya sedikit menerawang di depan cermin yang biasanya selalu mengatakan saya itu CANTIK...
Tapi, akhir-akhir ini, saya sedikit merasa buruk. Saya merasa jauh lebih tua. Saya merasa tidak semangat. Saya merasa hampa. Mengapa? Saya tidak ingin seperti itu. Namun, kondisi & keadaan seolah mengatakan bahwa saya seperti itu...
Kadang saya sedikit bertanya-tanya... Sebenarnya, ada apa sih dengan saya? Saya kira, saya cukup baik-baik saja. Tapi, kenapa kok saya bisa begitu? Saya kangen dengan diri saya beberapa waktu lalu. Dengan apa yang saya miliki, apa yang saya terapkan, prinsip-prinsip hidup saya.. Tapi saat ini, semua hilang. Saya merasa 'Tidak Hebat', dan hal ini benar-benar membuat saya jengah.
Poin utamanya adalah, ketika saya berkaca, mematut diri dan akhirnya saya mendapatkan sosok perempuan gempal ( kalau tidak mau dibilang Gembrot! ), dengan wajah kuyu & lesu, serta rambut yang sudah tidak di creambath selama 2 bulan. Whaaaaaattttt...
Perempuan mana yang tidak depresi melihat perubahan dirinya menuju ke-tidak-sempurnaan?
Saya bosan dengan kata-kata, " Wanita cantik adalah wanita yang bla..bla..bla... "
Karena, menurut saya, cantik itu sangat & sangat relatif. Dan tidak bisa dilihat hanya dengan penampilan luar saja. Walaupun, itu memang yang terlihat duluan sebelum mengenal lebih jauh. Tapi, apa iya hanya itu barometernya? Jujur, saya sangat bosan dengan penilaian seperti itu. Seolah seperti tak bisa melihat apa yang tidak terlihat... Lalu, saya ( dan perempuan diluar sana yang mungkin senasib dengan saya ) harus bagaimana? Operasi-kah? Nggak makan-kah? Diet mati-matian-kah? Apaaa...
Menyedihkan sekali, merasa tidak cantik disaat kita berusaha untuk menjadi cantik... T_T Hiks!


Well, what is life actually?
Bekerja, kuliah, sekolah, menikah, bermain-main, makan, tidur, mandi, belanja, mencari arti kehidupan, mencari jati diri, atau mencapai satu tujuan tertentu? Banyak persepsi tentang kehidupan. Banyak anggapan dan penilaian kita mengenai hidup. pertanyaan-pertanyaan simple namun kompleks sering terlontar dari mulut orang-orang yang sedang berada dalam kehidupannya masing-masing. Hampir setiap harinya, dinamika kehidupan terus bergulir. Tanpa henti. Tanpa jeda. Tanpa kompromi. Yang ada hanya masalah yang dihadapi, atau malah mendapatkan kebahagiaan.
Lalu, pertanyaan standar seperti, " Kita dilahirkan untuk apa? " itu tepatnya dijawab kayak gimana? Jika dijawab seperti, " Aku dilahirkan untuk jadi 'Orang' " ---> Terlalu standar. Kalau dijawab seperti, " Apa aja deh. Everything will be, will be... " ---> Terlihat sangat desperate & 'Nggak guna'. Hmmm.... Sulit kan, tapi mudah untuk mempertanyakannya. Saya sendiri masih dalam ruang lingkup kebingungan. Banyak hal yang saya dapat dalam hidup ini. Pahit ataupun manis. itu warna kehidupan. Lalu, berjalannya waktu, saya masi terus mencari arti hidup. Karena, hidup bukan sekedar lahir-bernafas-bereproduksi-makan & minum-aktifitas-menikah-mati... Hehehhe!
So, what is life? How does it works? when it all begin? When it all end? Where we have to live? i just can get the answer if i'm praying...
So, berdoa & beribadah. Itu hidup. Tujuan akhir kita nanti, bukan hanya rumah mewah. Punya mansion bak Hugh Heffner ---> Playboy Mansion atau keliling eropa tiap bulan. Belanja branded bags & Shoes tanpa mikir. Punya perusahaan sana-sini. Pake berlian dari ujung kepala sampai ujung kaki. Wow! Ada satu tempat terindah yang bakal kita tinggali suatu saat nanti...
Well, always praying wherever you are, ladies. That's so simple thing, until we used to forget it. But that's so important too. Near from Allah Swt will make us peace inside & outside. Life is just once. There's no second change after we're dead. Let's make life more precious...
Lalu...
Hidup itu apa? Apa yang akan kalian lakukan untuk membuat hidup jadi lebih indah? ^_^


Namun, bagaimana? Jujur saya kurang tahu bagaimana cara kerja itu semua. Karena otak saya punya batas tertentu dalam memahaminya. Yang saya tahu, saya punya mimpi & keinginan-Berusaha mewujudkannya-memetik hasil-happy ending... Amien Ya Rabbal Alamiin...
Tapi, saat kita yakin & percaya dengan diri sendiri ( Entah itu dari segi pemikiran atau ketetapan hati ) maka semua itu akan ada jalannya. Kita seperti orang yang selalu dapat inspirasi, dapat ilham, dapat clue tentang step-step yang harus kita lakukan untuk menuju kesana. Dan itu sangat menyenangkan! Semua seolah bergerak sendiri, tanpa komando, tanpa aba-aba, sangat alami...
Dsisini peran kita sebagai perempuan cerdas ( dan cantik tentunya! ^_^ ) adalah mengolah kemampuan dan kesanggupan diri kita dalam menghadapi apapun, sesulit apapun, semudah apapun. Dan meraih mimpi itu bukan hal yang sulit, bila kita tahu bagaimana cara untuk membuatnya nyata. Tidak se-instan itu memang, semua butuh proses. Tapi, dibalik proses itu akan ada sesuatu yang precious. Sesuatu yang dapat membuat kita tersenyum bahagia. Puas. Bangga.
Oke, sebagai contoh, setiap kali saya dan pasangan saya melewati sebuah kompleks perumahan ( yang didalamnya banyak rumah-rumah cantik plus stylish ) dan melihat satu yang kita sukai, saya selalu bicara begini dengannya, " Babe, kita pulang yuk ksana! Saya akan buatkan kamu makan malam dan sarapan, menyiapkan keperluanmu, dan membuat kamu nyaman bersamaku... Yuuuukkkk... " dan pasangan saya menjawab, " Ayuuukkk. Tapi kita Nongkrong-nongkrong dulu-lah sama anak-anak. Pulangnya baru kesanaaa... " Hehehehe..
Konyol memang. Namun disini, saya berusaha merasakan seolah-olah saya ( dan pasangan saya kelak suatu saat nanti. Amien! ) sudah memiliki rumah itu. Jujur, saya benar-benar merasakannya. Dan saya berharap, suatu saat nanti, saya dan dia bisa menempati rumah serupa dengan apa yang ita mimpikan.
So Girls...
Don't ever underestimate your silly dreams. Soon or later, believe it or not, it'll become reality. And you'll be speechless 'cause you're still don't believe with what you see. Trust me... ^_^

Yang tak jauh dari urusan cinta. Entah itu picisan, atau yang luar biasa. Manusia hidup dengan cinta. Walaupun bagi sebagian orang, cinta itu bukan segalanya di dunia ini ( banyak yang setuju bahwa yang segalanya itu adalah UANG. hehehe... ), namun ia memiliki peran yang cukup besar didalam kehidupan kita. Entah itu dilihat dari sudut pandang orang yang sedang bercinta, atau bahkan yang ada dalam pahitnya cinta.
Disini saya hanya ingin sedikit bicara tentang Perasaan beserta embel-embelnya. Sebelumnya, saya hanya ingin bertanya ( karena memang saya kurang begitu paham ). Apa iya, Jatuh cinta itu indah? Apa iya cinta dapat merubah seseorang 180 derajat? Apa iya cinta itu membuat orang lupa bahwa kita juga memiliki 'dunia lain' selain didalam cinta? Apa iya kita dapat terbuai olehnya sehingga logika kita sedikit 'mati' ? Jika 2 jawaban diatas "IYA", lalu...???
Saya sendiri termasuk salah satu orang yang sedang jatuh cinta. Saya merasakannya dan saya tahu bagaimana ia bekerja. Bagaimana ia mengurai kata-kata menjadi satu makna. Bagaimana ia membuat suasana riang dan bahagia terasa. Bagaimana ia terlihat sangat indah dan luar biasa. Namun, ada kalanya cinta membuat semuanya rumit, runyam, kacau. Apabila kita tidak berjalan diiringi logika dan realita.
Jujur, saya sendiri mengalami itu. Dimana saya terbuai oleh rasa yang ada. Sehingga, apa yang saya rencanakan sedikit membelok. Saya terkejut oleh hasilnya. Saya pikir, saya sudah menjalankannya dengan baik. Tapi ternyata, saya membuat satu keadaan yang tidak seperti apa yang saya bayangkan. Saya membuat seseorang yang saya sayangi sedikit 'tidak pada semestinya'. Dan itu membuat saya merasa buruk. Balik lagi seperti apa yang saya bilang, cinta dapat melarutkan kita dalam alam mimpi. Dan kita tertidur sampai lupa untuk bangun. Saya dapat katakan, bahwa itu tidak baik. Kita punya kehidupan. Entah itu berjalan mulus atau penuh liku. Namun pada intinya, kita punya nafas yang lain selain menghirup nafas bersamanya.
Saya sama sekali bukan orang yang sempurna. Karena saya telah gagal ( atau belum berhasil? ) untuk menciptakan satu ruang kehidupan dengan totalitas cinta itu sendiri. Saya terus belajar. Untuk menghadapi apa yang telah dihadapkan pada saya. Karena, saya yakin, cinta punya jalannya sendiri...
Well, LOVE is a simple thing but full of taste on it. It's complete, and colorful. Depends on how we see the LOVE itself with the different point of view. But the truth is, LOVE could make us smile & feel happy just in Quick time... That's LOVE!
*For Someone that i heart : I just wanna say, i really LOVE YOU just the way you are, Rufy...*


Saat ini, saya hanya ingin mengulik tentang apa yang saya rasa, saya lihat & saya dapatkan. Saya tidak ingin membahas apa2, bercerita, atau menelaah sesuatu. Tapi, saya hanya ingin sedikit mengeksploitasi perasaan saya sebagai seorang wanita. Lagi-lagi soal wanita... YA! Seolah tak ada habisnya bicara tentang kaum Hawa yang satu itu. Saya sendiri tentunya seorang wanita. Yang tentunya, wanita yang tidak ( atau belum? ) sempurna. Dilihat dari segi fisik, tentu saya sangat jauh dari kata-kata sempurna. Cermin tidak dapat berbohong, bahwa saya bertubuh gempal. Wajah tidak se-menarik bintang iklan di televisi. Kehidupan juga sedang berada di titik 'was-was', kisah percintaan yaaaahh... baik-baik sajalah.
Namun, beberapa aspek & bagian dalam hidup saya saat ini menuntut saya untuk menjadi 'Si Sempurna'. Kritikan pedas, omongan-omongan kacang, dan cercaan bertubi-tubi datang demi menjadikan saya sesosok yang sempurna di mata beberapa orang. Saya terus berlari, mencari arti, mencari pemahaman tentang apa & bagaimana menjadi seorang wanita. Fluktuasi kehidupan saya jalani seperti layaknya perempuan metropolitan. Saya berusaha menjadi 'kuat' untuk mengatasi segala macam hal.
Tak ada yang mengerti bahwa saya masih punya hati. Perasaan. Yang kadang itu bisa terluka. Okelah, saya akui bahwa saya bukan type wanita yang jago membuat masakan enak. Saya bukan type wanita lembut dan keibuan. Saya bukan type wanita manis dengan tutur kata rapi. Saya bukan type wanita ' ibu rumah tangga ' yang dengan sigap dapat memperlakukan laki-laki bak seorang raja. Tapi paling tidak, saya hanya berusaha untuk menjadi cantik dengan cara saya sendiri. Saya letih dengan hal seperti itu. Pemaksaan kriteria wanita ideal di mata laki-laki. Apa iya hanya dengan modal ' celemek ' & ' panci ' baru kita dapat dipilih laki-laki untuk di jadikan istri? Lalu, bagaimana dengan wanita karier super sibuk yang sexy namun sangat apik dalam mengurus pasangan & hidupnya? Atau, wanita cerdas yang aktif namun rendah hati & penyayang?
Saya yakin, banyak diluar sana 'perempuan biasa' yang dituntut untuk menjadi 'luar biasa'...
Kasusnya justru malah dengan pasangan sendiri. Mereka ( laki-laki itu ) berangan-angan untuk memiliki type wanita ideal sesuai dengan kriteria mereka. Masalahnya, jika si wanita tidak seperti yang di bayangkan pasangannya, atau si wanita type orang yang mandiri plus terkesan kuat, apa iya itu membuat si Laki-laki mundur ( atau bahkan ilfeel ) & mencari yang sesuai dengan apa yang ada dalam benak mereka? Then, Dimana esensi dari sebuah hubungan dengan asas " Menerima apa adanya " ?
Well, Jadilah seorang wanita yang cantik dengan caranya sendiri. Itu akan lebih bernilai dan indah dari sekedar sesuatu yang di paksakan & di buat-buat. Perfection is not always perfect. Sometimes it'd be sooooo... boring! So, take your best shoes and ready to walk through the town, ladies...

Well, Berjuta-juta karakter bergulat dalam hidup ini. Tuhan menciptakan jiwa untuk apa?
Manusia itu apa? Tujuan hidupnya? Saya bertemu dengan berbagai macam orang dengan plus-minus yang ada dalam dirinya. Seiring dengan waktu, mereka ada dalam satu perubahan. Ya, like everybody said, " Peoples changed! Everything stand in the line, but not with personality & human life ". Namun, satu hal yang terkadang tidak disadari oleh kita itu adalah kita selalu merasa bahwa kita berada di dalam satu ruang perubahan. Dengan modal apa yang kita sudah lakukan lalu me-revisi-nya, dan yakin bahwa itu sudah merupakan acuan yang dapat dijadikan pelajaran. Tapi sebenarnya, seperti apa sih perubahan itu sendiri?
Perubahan dapat dikatakan sukses bila orang lain juga merasakan sesuatu yang beda dari diri kita. Dan itu akan lebih sukses lagi bila perubahan itu terjadi secara permanen, bukan hanya sesaat saja sebagai pembuktian ke orang-orang bahwa kita sudah menjadi 'baru'. Buat apa kita menunjukan betapa susahnya kita berusaha untuk jadi lebih baik, namun itu hanya berlangsung dua-tiga bulan saja?
So, C'est La Vie! Life isn't just about take & give, share, loving & caring, friendship & relationship, earn money, etc. But Life is a part to reach a goals. Life has it own purpose. To go to the final destination. Whatever it is, people has it own direction to take their happiness. Life must be happy & joy. Because life could be bright if we can think with a bright side...

Why can i say that? Based on my experience from my boys friend who really concern about a girl who has a high maintenance & very good appearance where it could be their asset to make boys interest with them. We lived in the modern era which is means that there's a lot of beautiful girl around us & for some girls, it will be their threat. But if we can take a look inside ourselves & try to find something uniQues we have, we never lose and we can take over the situation.
Hmmm...
Pada kenyataannya, yang berhasil membuat pria menoleh plus berdecak kagum adalah seorang wanita yang langsing+seksi, Putih, Rambut lurus panjang, feminine, lembut, & keibuan. Dilihat dari segi manapun, mereka memang menarik. Saya mengutip perkataan salah seorang teman saya, " Lo kurusin dong...lo tuh cantik, tapi lo gemuk ( kalau tidak ingin dibilang gendut! ). Kalau lo kurus pasti lo banyak yang mau..."
Saya sedikit terlonjak mendengar perkataannya. Dalam hati saya bertanya, " Apa iya segitu wajibnya kriteria seorang wanita agar terlihat cantik? " Lalu, dimana letak 'Keadailan sosial bagi seluruh rakyat indonesia' ? Hahahaa... Sejenak hati kecil saya sedikit tersentil. Apakah wanita 'biasa-biasa' saja masih berhak mendapatkan pria potensial yang baik hati dan dapat menerima apa adanya?


Aku mencintainya. Bukan karena dia itu siapa...
Aku mencintainya. Hanya karena hatiku menunjuknya..
dan dia berada di satu titik terang...
Aku mencintainya. Karena dia terlintas sejenak...
dalam hati, dan disini...
Aku mencintainya. Dia yang ada dalam harapan & waktu...


Everytime i realize that this is empty for so long..
i've lost the key & i've lost the blanket.
So i slept alone in that dark night..
Without someone that could bring me into the light..
i'm just a girl whom always waiting for that time,
nowhere to run, keep thinking, keep breathing..
i'm with you. It doesn't matter.
My tears get dry & i'm still hoping...
for oneday,
you'll come to me and say
" i miss you "

- Mie ayam+pangsit goreng
- Fettuccine Carbonara
- Zuppa soup
- Chicken Quesadilla
- Strawberry cheese cake
- Pizza
7 Drinks that i like the most:
- Susu coklat dingin
- Kopi
- Es teh manis
- Green tea frappuccino
- Lemon Honey tea
- Beer
- Mineral water
7 Make up that i used to wear:
- Loose powder
- Mascara
- Blush on
- Lipgloss
- Nude lipstick
- Black eyeliner
- Parfume
7 Clothes that i really heart:
- T shirt
- Unfinished mini skirt
- Hot Pants
- Summer dress
- Singlets
- Sneakers (converse, Vans, Macbeth)
- Uggh Boots
7 Bands that i like to:
- Walls of Jericho
- Bring me the Horizon
- Paramore
- Secondhand Serenade
- Boys like Girls
- Aberdeen
- Club8
7 Songs that i always on my playlist:
- Homesick = Aberdeen
- Last chance = MYMP
- That's what you get = Paramore
- Faithful dreams = Homogenic
- Half alive = Secondhand Serenade
- Alvin maker's green song = The scene Aesthetics
- Big city dream = Never shout never
7 Criteria of a guy that i heart:
- Wise
- Smart
- Simple
- UniQue
- Humble & Warm
- Good Looking
- Down to earth
7 Places that i really love:
- Phi Phi island
- Bali
- Bangka Belitung
- Bora bora island
- Maldives
- Cabo
- St.Tropez
7 Cartoon Character that i like:
- Tinkerbell
- Doraemon
- Goofy
- Cookie Monster
- Garfield
- Pink Panther
- The Cat in Alice in Wonderland
7 Things that i love the most:
- Bintangkecil
- Purple & Black
- Write something
- Shopping
- Beach & tropical island
- Little Bunny
- You...

Mengapa, ada istilah " Tak kenal maka tak sayang? " dan kata-kata " first impression? " Lalu apa hubungannya dengan persepsi? Well, sebagian manusia normal ( dalam artian yang baik-baik saja, bukan orang jahat/usil, Tukang gossip, dsb ) biasanya mereka akan menilai kita 75% dari penampilannya terlebih dahulu. Bagaimana gesture-nya, ekspresi mukanya, gaya pakaiannya, dll. 5-10 menit pertama, kita bisa melihat topik yang ia bawakan. 30-1 jam kedepan kita dapat larut dalam pembicaraan yang dibawanya. Sebulan-setahun berikutnya, kita dapat mengerti dia itu seperti apa. Tapi, untuk benar-benar memahaminya, bukan tidak mungkin kita membutuhkan waktu lebih dari tiga tahun untuk mengenal seseorang. It'd really takes time to know peoples cause like we knew, peoples are very complicated. Soul are very abstract, and we never know what's on their mind.
Kita bisa menilai seseorang dan memiliki persepsi tentangnya dikarenakan oleh apa sih? Pastinya karena apa yang orang itu persentasikan ke kita & realita yang ada di balik kehidupannya kan? Baik atau buruknya, itu semua tergantung bagaimana mereka bisa menyuguhkan sesuatu yang pas. Tidak lebih, tapi juga tidak kurang. Maka dari itu, norma-norma yang dewasa ini terlalu sering di abaikan & disepelekan sebenarnya sangat penting, karena, itu menyangkut kepada moralitas seseorang yang berkaitan dengan perilakunya masing-masing.
Sementara itu, moralitas bisa didapat dari mana? Apa hanya karena doktrin orang tua sejak kita kecil dan ajaran guru agama di SD? Kalau menurut saya, itu bisa didapat dari bagaimana kita ingin menghargai diri kita sendiri. Yang akan membawa kita ke level yang lebih baik dan memiliki satu esensi sebagai manusia biasa. Dan apabila orang lain pada akhirnya dapat melihat dan menilai kita, sesungguhnya itu merupakan acuan yang dapat kita gunakan sebagai motivator untuk mengubah apa yang buruk pada kita & memperbaiki segalanya. Just because, hanya orang yang sangat hebat dan luar biasa-lah yang bisa bercermin pada diri sendiri.
Kenapa manusia terlalu terbiasa untuk menoleransi & membenarkan apa yang salah? Sejujurnya mereka tahu bahwa itu melenceng jauh dan mungkin sampai mengorbankan harga diri? Jawabannya hanya pada anda, dan ini berbalik pada kualitas manusia sebagai manusia utuh yang diciptakan Tuhan semestinya. Well, persepsi memang relatif. Dan bagi sebagian orang, mungkin tinggal di negara demokrasi tidak begitu enak, karena adanya kebebasan bicara & berpendapat.
So, bagaimana dengan kalimat, " Bodo amat dengan omongan orang! toh mereka nggak ngasih gw makan..."
Hanya manusia tak berpikir yang tidak mau mendengar sesuatu yang baik tentang dirinya. Realita itu pahit, dan saya juga sadar bahwa tak ada yang lebih kejam dari sebuah penilaian.

Aku menyalakan rokokku. Bara berwarna orange mulai menggerogoti badan rokokku yang berwarn hitam. Aku memandangi asap abu-abu yang terbang bebas ke langit. Perasaanku sedikit lebih baik. Mario belum juga datang. Sementara ia yang menghubungiku dan ingin bicara. Aku sudah menghabiskan empat batang rokok sejak aku mulai duduk disini. Menunggu! Lagi-lagi aku dikejutkan dengan satu hal: Menunggu... Apa ada hal buruk yang lebih indah daripada menunggu? Melawan waktu dan mendengar 'tik..tok..tik..tok' dari arlojiku.
" Maaaaaaffff Biii...aku telat. Tadi mendadak klien datang kekantorku, memberi ini. " Mario datang agak sedikit tergopoh-gopoh, dengan membawa seberkas file yang langsung ditujukan kepadaku.
Aku menerima bongkahan 'deadline' itu sambil sedikit tertawa ( lebih tepatnya 'cekikikan' ).
" Wew...proyek besar niy sepertinya? " kataku. Mario mengangguk sambil membuka halaman menu yang terpampang di depannya. Mario menghela nafas panjang. Kedua tangannya diletakkan di belakang kepalanya. Badannya yang tinggi tegap dihempaskan ke sofa berwarna kehijauan itu. Aku melihat segelintir kecewa di raut muka Mario. Namun aku tak bertanya.
" Bii, Gila ya! Dunia sudah gila! Sudah hampir dua hari istriku tidak pulang. entah? jangan tanya mengapa..." Kalimatnya menggantung....
" Kita memang ada masalah besar sebelumnya. Seperti yang kamu tahu, aku ini agak sulit memiliki keturunan, Bi. Sementara kita sudah menikah hampir empat tahun. Aku terlalu dalam mengecewakan istriku. Bukan ini yang dia inginkan, Bi... Aku sadar aku ini laki-laki tak berguna, biii.. "
" Sssttt.. jangan ngomong gitu ah! kalo kamu nggak berguna, kamu nggak akan bekerja di perusahaan bonafit dan punya perusahaan sendiri... lalu, apa rencanamu? "
Mario hanya menaikkan kedua bahunya. Tersenyum sejenak dan, " minta rokokmu yaa.."
Terdiam. Hening.
" Kenapa kamu membicarakan ini padaku, Mar?" Mario menatapku lurus. " Kamu tahu kan, rasanya terluka? Coba kamu bicara dulu dengannya. Masih ada banyak penyelesaian selain pisah, Mario.."
" Akuu...mencintai istriku tapi tidak mencintai kehidupan kita..."
Aku mencoba mencari artikel tentang cinta di internet. Aku sendiri tidak memahaminya. yang kutahu, cinta adalah sebuah kata yang terdiri dari lima huruf saja. Hari itu. Sejak tiga tahun lalu...
Aku mengamati diriku ibarat sebuah gelas setengah kosong. Dimana itu sesungguhnya terisi, namun aku tidak melihat air yang ada di dalamnya. Aku terlalu kosong. Beku. Dingin. Maya...
Seolah aku paham tentang makna dari sebuah rasa, namun ternyata itu hanya persepsi yang muncul saat aku berusaha menuainya. Sesaat aku memikirkan satu kata, " Aku mencintai istriku tapi tidak mencintai kehidupan kita..."
Aku tertawa kecil. Yaaa...tiga tahun lalu. Mario? Apa tak bisa ia singkirkan aku? Dahulu, ia yang memutuskan beranjak dari pelukan hangatku yang hanya kuberikan kepadanya. Sekarang ia tahu, bagaimana pahitnya sebuah perkawinan tanpa bisa menghadirkan sosok malaikat kecil di dalamnya. Seperti aku, yang tercipta tidak dapat membahagaikan dia dulu...

-Dell-
Saat ada yang bertanya pada saya soal hati, saya hanya bisa tersenyum sebagai jawaban. Saya tidak melulu paham tentang yang satu ini. Yang saya tahu, hati hanya salah satu organ tubuh manusia selain jantung, paru2, dll. Apa yang tersimpan dalam hati itu? Saya sendiri tidak berusaha memahaminya...
Lalu perasaan dan Cinta. Semua orang tahu, cinta adalah bla..bla..bla...Well, love is undefined! Cinta itu hanyalah bentuk lain dari hasil pemikiran & persepsi seseorang akan apa yang mereka rasa dalam hati. Namun, esensi sebuah Cinta-pun lama2 terkikis juga. Oleh adaptasi budaya, perubahan konsep & dinamika kehidupan masa kini, doktrin2 lingkungan, kejamnya pengalaman dan turunnya moralitas seseorang. Jujur, saya merindukan 'makna' dari sebuah cinta yang tertulis di beberapa tahun silam. Saat semua terlihat polos dan sederhana. Apa adanya dan tak bersyarat. Tidak seperti saat ini, seolah cinta itu barang dagangan yang bisa ditawar, ditukar, atau mungkin dibeli (apalagi dengan harga murah, amit2!).
Saya sendiri memiliki ketakutan dan ke-ngeri-an tentang apa yang berhubungan dengan cinta. Saya kehilangan cinta, saat saya baru tahu apa itu cinta. Saat saya baru merasa utuh sebagai perempuan, semua hilang tanpa jejak. Yang sudah2, cinta itu hanya ada meninggalkan & ditinggalkan. Menyakiti & disakiti. Sangat hampa bicara soal Cinta. Karena, cinta itu berada di tempat antah berantah. Di suatu tempat, dalam hati orang yang masih menganggap bahwa cinta itu sesuatu yang indah, dan jangan sampai dirusak. Tapi, yang seperti itu 1:1000 di jaman sekarang ini.
Bagi sebagian orang ( termasuk saya ), kita adalah seorang pemimpi hebat apabila masih menginginkan sesuatu yang sempurna dengan cara yang sederhana dan tidak akan terbias. Realita itu memang tidak gratis. Realita itu tidak bisa ditawar agar menjadi lebih mudah dan manis. Yang ada hanya ending yang tak bisa ditebak. Semua serba mengambang, di tengah2 riuhnya kegamangan atas nama cinta...
Lalu, jatuh cinta itu seperti apa rasanya? Apa masih ada satu yang tersisa?

Terlalu banyak kata "Kenapa", "Kok gitu sih", "Busseeettttt", & " Idiiihhh" yang ada dalam pikiran saya ( yang hampir saja terlontar dari mulut saya ) begitu saya mendengar cerita teman2 saya. Dalam hati saya merasa terluka. Dengan apa yang telah ia presentasikan untuk saya ternyata hanya ilusi. Saya merasa asing dengan semuanya. Karena saya tidak berkecimpung di dalam dunia dimana semuanya fatamorgana. Tidak tampak titik putih yang akan menuntun saya berada dijalan lurus.
Topiknya, sederhana. Mengenai pola & tingkah laku wanita masa kini. Saya juga hidup di kota besar yang setiap harinya melihat berita kriminal beserta prostitusi dkk, yang ada di seluruh stasiun TV. Tapi entah mengapa, saya masih merasa aneh & kikuk saat harus berhadapan dengan sesuatu yang 'tidak semestinya'. I know it sounds weird, coz i live here with a many things like that & i should have been understand with those stuffs. Kenyataanya, perempuan sudah hanya seperti 'sex machine' yang dapat diperjual-belikan. Dengan harga yang relatif, namun sesungguhnya itu adalah hal yang tak dapat dibayar dengan apapun.
I realize, i'm not that naive. And i ought to know that it was really ordinary things for now. But for accept the truth if there's one of My-well-known-people being a ... ( i don't find the right words, huh! ), that's really shocked me! I know if its a human right, But hey... Kenapa selalu menggunakan 'Hak Asasi Manusia' sebagai tameng untuk membela kebrutalan sendiri?
Everybody knows kalo Perempuan itu tercipta sebagai perhiasan. Perempuan tercipta sangat indah. Dimana jika ada seorang perempuan di suatu tempat, pasti ia akan menjadi 'warna' di tempat itu. Karena perempuan itu ibarat jewellery, mbok ya sekalian jadi berlian, atau at least jadi seuntai kalung emas yang cantik (dan dihiasi batu Safir dan topaz tentunya! ).
Well, saya hanya berpikir sejanak dan berbasa-basi dengan diri saya sendiri. Saya juga tak ingin jawaban atau klarifikasi atas apa yang sudah saya lihat, saya dengar, dan saya tahu...
karena itu, hanya segelintir fenomena dibandingkan dengan semesta yang luas ini. Saya hanya ingin, ketika bangun nanti, semua wanita terlihat cantik. Tanpa krisis moralitas yang sangat disayangkan...Saya sedang tidak merasa baik hari ini...

Yang kita tahu, susaaaahhh banget untuk menebak apa yang ada di pikiran cowok, apa yang ada di hati cowok. Padahal, sebenernya kita nggak usah sibuk nebak-nebak. Karena, cowok bukan tipe yang suka dengan 'bahasa isyarat', simbol-simbol, kode-kodean, atau kiasan-kiasan. Cowok tuh lebih suka to the point, dan kitanya yang mesti ngeh dengan sikap dia.
Well, kalau seorang kaum Adam naksir sama kita, kaum Hawa, dia akan blak-blakan nunjukin ( dengan caranya masing2 yaaa... ) kalo dia ada hati sama kita. Permasalahannya, kadang kita suka banget bertanya-tanya...
" Kok sms gw nggak dibales ya? "
" Hari ini kok nggak nelpon gw yaaa? "
Atau,
" Dia lagi sibuk banget kali. Makanya nggak hubungin gw..."
" Aduuuh, kok dia ngilang tanpa kabar yaaa? "
HeLLooooooo...
Gw akuin, cewek punya toleransi yang sangat luar biasa untuk ngebelain cowok yang disayangi. Biarpun dalam hati kecil kita sadar, kalo dia tuh 'Antara ada dan tiada' gitu, tapi teteeeeppp aja kita punya sejuta alasan untuk membenarkan sikap si Dia. Padahal, seorang cowok, kalo emang beneran sama kita, mereka nggak bakal mengabaikan kita hanya dengan alasan kesibukan!
Justru, mereka senang, di tengah-tengah ribetnya kerjaan, tiba-tiba nerima sms masuk dari kita. Itu bisa bikin dia sedikit semangat & at least...senyum-senyum sendiri deh.
Sekarang, coba dipikir lagi deh ( termasuk gw juga sih. hehehe..), kita rela wasting time untuk menunggu. Iya kalo yang ditungguin jelas, nah kalo yang ditungguin masih abstrak? Nah lo!
Sementara diluar sana, masih sangat banyak ikan di lautan ( HaLaaaahh..lebayy! ).
Kata-kata manis, janji-janji, itu bukan jaminan seorang cowok ada rasa sama kita. Biasanya, makhluk testoteron itu lebih sering menunjukan segala sesuatunya dengan sikap. Tanpa ba..bi..bu, mereka lebih suka langsung 'nunjukin' apa yang ada. Suka ya suka, nggak ya nggak!
Sadis emaaannggg..tapi mau gimana lagi? Men are from Mars, Women are from Venus, kan?
So, Get over him! Let find someone yang 'Really into you' banget deh! We have to believe, if oneday, our prince charming will come. Yang niat sama kita, yang nggak bikin kita nangis, yang nggak bikin kita menunggu, dan yang sayang sama kita. Hohoho....


